Posts

Showing posts from March 15, 2015

Bila Rindu Mengamit

Jauh berjalan hingga terlupa jalan pulang. Bila kerinduan mengamit, tiada lagi lantunan suara ajakkan..pulang lah.. Rindu tiada bertepi.   Sering kali kita hanya mendahulukan orang lain lebih dari diri sendiri. Kini sudah tiada jalan pulang..hanya sisa-sisa kesan tapak kaki dihari semalam untuk kita renung kembali. Tiada istilah..ANDAI KATA. Kerana ianya hanya sia-sia. Cukuplah sekadar ini, hidup perlu di teruskan kerana kita hanyalah musafir yang berkelana di muka bumi ini. Pastinya kita akan kembali ke sana. Menemui sang Pencipta. Rinduilah DIA yg pasti kekal abadi.

KETIKA AKU TERLUPA

KETIKA
Aku ingin hidup KAYA...
Aku lupa,
bahwa HIDUP itu sendiri adalah sebuah KEKAYAAN.
KETIKA...
Aku takut MEMBERI...
Aku lupa,
bahwa SEMUA yang aku miliki juga adalah PEMBERIAN.
KETIKA...
Aku ingin jadi yang TERKUAT...
Aku lupa,
bahwa dalam KELEMAHAN....
Tuhan memberikan aku KEKUATAN.
KETIKA...
Aku takut RUGI...
Aku lupa,
bahwa HIDUPKU...
Adalah sebuah KEUNTUNGAN, karena AnugerahNYA.
Ternyata hidup ini sangat indah...
ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA
BUKAN...
karena hari ini INDAH kita BAHAGIA...
Tetapi karena kita BAHAGIA...
maka hari ini menjadi INDAH.
BUKAN...
karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS...
Tetapi karena kita OPTIMIS...
RINTANGAN akan menjadi tak terasa.
BUKAN...
karena MUDAH kita YAKIN BOLEH...
Tetapi karena kita YAKIN BOLEH... semuanya menjadi MUDAH.
BUKAN...
karena semua BAIK kita TERSENYUM...
Tetapi karena kita TERSENYUM maka semua menjadi BAIK.
Tak ada hari yang MENYUSAHKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SUSAH.
BILA...
kita tida…

Penawar Duka

Aku kehilangan diri sejak dulu lagi
Lalu cinta menjadikan aku lebih hina
Keciwa menemukan aku jalan kembali
Solat penawar duka lara
Menemukan aku dengan kasih Ilahi
Biarkan aku terus macam ni
Berpaut harap pada yang Esa
Berkasih sayang dengan Dia

Orang yang menangis, Tak selamanya akan menangis. Sampai masa nanti, Allah akan gantikan tangisan itu dengan bahagia. Sabarlah duhai hati...

AYAM PAPRIK

Image
Bahan-bahan:
4 ketul ayam - dihiris kecil
2 ulas bawang putih - dicincang halus
1 biji bawang besar - dibelah dua dan dihiris bulat kasar
1 biji cili merah - dihiris serong
11 biji cili api - dipecah-pecahkan aje
2 helai daun limau purut - disiat-siat
bunga kobis - dihiris kecil
2 biji putik jagung - dihiris serong
1/2 biji karot - dihiris serong
2 biji kacang panjang - dipotong 1 inci
2 sudu makan cili kering kisar
2 sudu makan cili sos
2 sudu makan tomato sos
1 sudu makan sos tiram
garam
1 cawan air
Cara:
Panaskan sedikit minyak dalam kuali. Tumis bawang putih hingga wangi.
Masukkan cili kisar. Tumis hingga pecah minyak.
Masukkan semua sos. Tumis hingga pecah minyak.
Masukkan isi ayam. Kacau rata hingga isi ayam layu.
Masukkan air. Masak hingga mendidih.
Masukkan garam dan sedikit serbuk perasa. Kacau rata.
Masukkan semua bahan hiris. Kacau rata. Masak hingga sayur empuk. (Kalau kuahnya pekat sangat, boleh tambah sedikit lagi air).
Tutup api dan hidangkan.